
Kata shalom memiliki arti yang bertolak belakang dengan takut, Shalom memiliki arti damai sejahtara atau boleh kita artikan jangan takut. Melalui peristiwa natal 2000 tahun yang lalu, Allah rindu memberikan Shalom bagi dunia, oleh karena itu Allah mengutus AnakNya yang tunggal turun ke dunia. Pada peristiwa itu, Alkitab menuliskan ada 3 Shalom yang dibagikan kepada orang-orang yang hadir ketika bayi Yesus itu lahir. Nah agar kita dapat lebih mengerti, mari kita pelajari lebih lanjut:
1. Shalom atas keadaan yang sulit
Kata Shalom pertama yang muncul ketika peristiwa natal adalah Shalom kepada Maria. Pada waktu itu Maria masih sangat muda, dia mendapat anugerah untuk mengandung bayi Yesus. Namun disisi lain, bagi masyarakat Yahudi hal tersebut adalah aib karena Maria belum memiliki suami. Pada masa-masa kehamilan ini, Maria mengalami keadaan yang sangat sulit. Caci maki dan olok-olok dari tetangga terus dia dapatkan. Bersyukur agar Maria kuat menjalani tugas ini, Allah memberikan Shalom kepada dia.
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.” Lukas 1:30
Keadaan yang dialami oleh Maria ini seringkali juga kita alami. Ketika kita sungguh-sungguh menerima Kristus untuk tingal dalam hati kita, justru seringkali kita mengalami keadaan yang buruk. Pada natal tahun ini kita dapat belajar dari kehidupan Maria. ketika dia mengalami keadaan yang buruk, dia terus berjalan dalam iman. Kita percaya Shalom yang diberikan kepada Maria pun Tuhan sediakan untuk kita. Oleh karena itu jangan takut ketika kita berada pada keadaan yang sulit.
2. Shalom atas keadaan yang membingungkan
Kata Shalom yang kedua diberikan keapda Yusuf. Untuk mengambil Maria sebagai istrinya, Yusuf mengalami suatu keadaan yang sangat membingungkan. Sebagai seorang kekasih, Yusuf sangat mencintai Maria namun melihat keadaan Maria, Yusuf mulai bimbang dan berniat untuk meninggalkan Maria. Tetapi Tuhan itu baik, Dia memberikan Shalom di setiap keadaan yang membingungkan.
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” Matius 1:20
Saat ini pun tidak jarang kita mengalami keadaan yang membingungkan. Kita dituntut untuk menentukan langkah apa yang harus kita ambil. Banyak orang menanyakan “harus mulai dari mana?” ketika mereka mengalami keadaan yang membingungkan. Alkitab mengajarkan, mulailah dari Tuhan. Ketika kita menyerahkan keadaan yang membingungkan itu kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberikan Shalom kepada kita. Jangan takut atas keadaan yang membingungkan.
3. Shalom untuk kekekalan
Shalom yang ke tiga diberikan kepada para gembala.
Sebelum kelahiran Yesus, kematian merupakan suatu keadaan yang sangat menakutkan. Tapi melalui peristiwa natal, kita dapat melihat adanya Shalom setelah kematian.
Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Lukas 2:10-11
Hari ini apakah kita masih mengalami ketakutan pada hari setelah kematian? Apabila ya, ijinkan Yesus lahir dalam hati kita dan memberikan Shalom bagi hidup kita baik saat ini ataupun hidup setelah kematian nanti. Melalui peristiwa Natal, kita dapat melihat ada masa depan yang cerah setelah kematian melalui karya keselamatan Yesus. Jangan takut untuk menghadapi kekekalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar