SELAMAT DATANG DI GEREJA FACEBOOK, GEREJA TANPA RUANG
Gereja Facebook mengucapkan selamat datang bagi saudara sekalian. Senang bisa bersekutu dan berbagi berkat Tuhan melalui media ini…

Tuhan Yesus memberkati

MELAKUKAN PERTARUNGAN


dibandingkan para pemimpin lainnya di abad ke-20, Winston Churchil lebih banyak mengajak suatu bangsa untuk percaya pada apa yang dapat dilakukan bangsa itu
Pidatonya selama perang Dunia ke 2 tidak hanya mengungkapkan resolusi, namun juga kedamaian pikiran serta perasaan "keadilan". Dibawah ini beberapa dari ucapannya bagi rakyat Inggris dan dunia:

“Saudara-saudara menanyakan, apakah kebijakan kita? Saya akan menjawab : kebijakan kita adalah berperang, di laut, di darat, dan di udara, dengan segala kemampuan dan kekuatan yang Tuhan berikan bagi kita…! Saudara-saudara menanyakan, apakah Tujuan kita? Saya menjawab dengan satu kata : kemenangan… berapapun harganya; kemenangan dari segala ketakutan, meskipun panjang dan sulit jalan yang ditempuh; karena tanpa kemenangan tidak ada perjuangan untuk bertahan hidup.”

“Kita harus bertahan sampai akhir, kita harus bertarung, bertarung dengan kepercayaan serta kekuatan yang makin besar, kita harus melindungi pulau kita berapa pun harganya. Kita harus bertarung di udara, di pantai, di lading, dan di jalan. Kita harus bertarung dan kita tidak akan pernah menyerah.”

Betapa indahnya ucapan ini untuk diterapkan dalam setiap pertarungan MELAWAN SI JAHAT!!!

Mari kita menggunakan kata-kata dari Winston Churchil untuk melawan kuasa iblis yang setiap saat datang untuk menghancurkan benteng pertahanan iman kita. Mari kita lawan dengan seluruh kemampuan dan persenjataan yang telah disediakan oleh Tuhan bagi kita manusia. (Efesus 6: 10-20)

SHALOM OF CHRISTMAS


Kata shalom memiliki arti yang bertolak belakang dengan takut, Shalom memiliki arti damai sejahtara atau boleh kita artikan jangan takut. Melalui peristiwa natal 2000 tahun yang lalu, Allah rindu memberikan Shalom bagi dunia, oleh karena itu Allah mengutus AnakNya yang tunggal turun ke dunia. Pada peristiwa itu, Alkitab menuliskan ada 3 Shalom yang dibagikan kepada orang-orang yang hadir ketika bayi Yesus itu lahir. Nah agar kita dapat lebih mengerti, mari kita pelajari lebih lanjut:

1. Shalom atas keadaan yang sulit

Kata Shalom pertama yang muncul ketika peristiwa natal adalah Shalom kepada Maria. Pada waktu itu Maria masih sangat muda, dia mendapat anugerah untuk mengandung bayi Yesus. Namun disisi lain, bagi masyarakat Yahudi hal tersebut adalah aib karena Maria belum memiliki suami. Pada masa-masa kehamilan ini, Maria mengalami keadaan yang sangat sulit. Caci maki dan olok-olok dari tetangga terus dia dapatkan. Bersyukur agar Maria kuat menjalani tugas ini, Allah memberikan Shalom kepada dia.

Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.” Lukas 1:30

Keadaan yang dialami oleh Maria ini seringkali juga kita alami. Ketika kita sungguh-sungguh menerima Kristus untuk tingal dalam hati kita, justru seringkali kita mengalami keadaan yang buruk. Pada natal tahun ini kita dapat belajar dari kehidupan Maria. ketika dia mengalami keadaan yang buruk, dia terus berjalan dalam iman. Kita percaya Shalom yang diberikan kepada Maria pun Tuhan sediakan untuk kita. Oleh karena itu jangan takut ketika kita berada pada keadaan yang sulit.


2. Shalom atas keadaan yang membingungkan


Kata Shalom yang kedua diberikan keapda Yusuf. Untuk mengambil Maria sebagai istrinya, Yusuf mengalami suatu keadaan yang sangat membingungkan. Sebagai seorang kekasih, Yusuf sangat mencintai Maria namun melihat keadaan Maria, Yusuf mulai bimbang dan berniat untuk meninggalkan Maria. Tetapi Tuhan itu baik, Dia memberikan Shalom di setiap keadaan yang membingungkan.

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” Matius 1:20


Saat ini pun tidak jarang kita mengalami keadaan yang membingungkan. Kita dituntut untuk menentukan langkah apa yang harus kita ambil. Banyak orang menanyakan “harus mulai dari mana?” ketika mereka mengalami keadaan yang membingungkan. Alkitab mengajarkan, mulailah dari Tuhan. Ketika kita menyerahkan keadaan yang membingungkan itu kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberikan Shalom kepada kita. Jangan takut atas keadaan yang membingungkan.

3. Shalom untuk kekekalan

Shalom yang ke tiga diberikan kepada para gembala.
Sebelum kelahiran Yesus, kematian merupakan suatu keadaan yang sangat menakutkan. Tapi melalui peristiwa natal, kita dapat melihat adanya Shalom setelah kematian.

Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Lukas 2:10-11

Hari ini apakah kita masih mengalami ketakutan pada hari setelah kematian? Apabila ya, ijinkan Yesus lahir dalam hati kita dan memberikan Shalom bagi hidup kita baik saat ini ataupun hidup setelah kematian nanti. Melalui peristiwa Natal, kita dapat melihat ada masa depan yang cerah setelah kematian melalui karya keselamatan Yesus. Jangan takut untuk menghadapi kekekalan.

ARTI PENTING DARI KATA-KATA

Banyak sekali orang menyadari tentang kekuatan sebuah kata-kata. Perusahaan konveksi bermerk JOGER di Bali menyadari akan hal ini dan membuat suatu produk yang sangat laku dijual di pasaran. Di Jogja pun kita juga bisa menjumpai perusahan serupa bermerk DAGADU semua bermula dari kata-kata. Kitab Amsal juga memberikan pelajaran yang bagus mengenai kata-kata.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. Amsal 18:21

Dari ungkapan dari kitab Amsal, kita melihat suatu kebenaran bahwa: Kata-kata memiliki kuasa yang luar biasa. Hal ini dapat kita lihat dalam Ibrani 11:3 dimana Bumi dan alam semesta diciptakan melalui kata-kata yang diucapkan oleh Allah. Matius 12:36-37 juga mengatakan hal yang sama mengenai kata-kata dimana kita dibenarkan atau dihukum tergantung dari apa yang kita katakana selama hidup.

Nah untuk mempelajari lebih dalam mengenai kata-kata ini, mari kita lihat kisah seseorang di dalam Alkitab yang begitu positif ketika berhadapan dengan Goliath. Ada tiga poin yang dapat kita ambil dari Daud:

1. Mengatakan Kata-Kata Iman Tentang Pertolongan Tuhan di Masa Lalu
Ketika berhadapan dengan Goliath, Daud masih sangat muda. Oleh karena itu, Raja Saul sangat meremehkan kemampuan Daud kerena Goliath selain bertubuh besar, dia juga sangat berpengalaman dalam peperangan. Sejak dari kecil, Goliath sudah berlatih dalam pertempuran-pertempuran sedangkan Daud hanyalah seorang penggembala ternak. Saul menyarankan Daud untuk memakai baju perang Saul, Perhatikan dialog mereka:

- Saul mengucapkan kata-kata negatif.

“Tetapi Saul berkata kepada Daud: "Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit." 1 Samuel 17:33

- Sedangkan yang Daud katakan jauh berbeda dari apa yang Saul katakan.

Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya. Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup." Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau." 1 Samuel 17:34-37

Daud menyaksikan penyertaan Tuhan dimasa lalu dan Daud juga percaya bahwa kali ini pun Tuhan akan menyertai dia ketika berhadapan dengan orang-orang Filistin.

2. Mengatakan Kata-Kata Iman Tentang Nama Tuhan
Ketika berhadapan dengan Goliath pun Daud tetap mengatakan kata-kata positif

“Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. 1 Samuel 17:45

Artinya Daud mengatakan bahwa Tuhan yang Daud sembah jauh lebih besar dan dahsyat dari segala bintang di angkasa. Denagn demikian Goliath tidak ada apa-apanya apabila dibandingkan kuasa Allah yang menyertai Daud.

3. Mengatakan Kata-Kata Iman Tentang Apa Yang Akan Terjadi
Sesaat sebelum bertarung dengan Goliath pun Daud mengatakan kata-kata positif mengenai masa depan.
- Goliath akan diserahkan ke dalam tangan Daud
- Gliath kepalanya akan dipenggal oleh Daud
- Mayat Goliath dan orang-orang Filistin akan dimakan bulung dan binatang liar.

“Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami." 1 Samuel 17:46-47

Apa yang terjadi setelah itu semua? Hanya dalam hitungan detik kata-kata itu menjadi kenyataan. Kata-kata iman dapat mengubahkan masadepan yang tampaknya suram menjadi masadepan yang cerah, masa depan yang penuh harapan. Oleh karena itu, mulai hari ini mari kita terus ucapkan kata-kata iman.

TERANG DUNIA

“Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kataNya: ‘Akulah terang dunia: barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melalinkan ia akan mempunyai terang hidup.”
(Yohanes 8:12)

Dalam sebuah tempat yang sekelilingnya gelap gulita, tidak ada cahaya atau terang sama sekali, maka orang-orang yang ada di dalamnya pasti merasa kalut dan gelisah. Mereka merasa tidak dapat melihat apapun. Kemana mereka melangkah, apa yang mereka perbuat dan lakukan seolah tidak ada tujuan, dan langkahnya tak berarti. Namun saat ada secerah saja sinar terang disitu, maka orang-orang tersebut secara tidak langsung akan merasakan kelegaan, karena mereka dapat melihat keadaan di sekitarnya. Seolah mereka yang pada awalnya serasa buta, kini dapat melihat kembali.

Hal yang sama terjadi dalam kehidupan kita. Dahulu, ketika kita belum mengenal Sang Terang itu, yaitu Tuhan Yesus Kristus, hidup kita seakan-akan “dibutakan” oleh kegelapan. Kita melangkah dan berjalan, namun tidak memiliki arah dan tujuan. Kita menjalani hidup ini dengan asal-asalan, karena kita belum mengenal Dia. Apapun yang kita lakukan tidak ada artinya, karena mata rohani kita dibutakan oleh dunia ini. Namun di saat mata rohani kita dibuka oleh Nya, sehingga kita layak untuk menerima Tuhan Yesus Kristus, maka kehidupan kita menjadi diterangi olehNya. Dalam perjalanan hidup kita yang sudah diperbaharui olehNya, kita memiliki arah tujuan yang pasti, yaitu menyenangkan hatiNya. Kita membawa terangNya dalam kehidupan kita. Saat kita membawa terangNya, maka yang Nampak hanyalah kemuliaanNya yang semakin bersinar.

Setelah anda menerima terang itu, hidup menjadi refleksi dari terang Nya itu. Anda menjadi alat bagi Tuhan untuk memantulkan terangNya. Lihatlah betapa gelapnya dunia yang kita tempati ini. Siapakah yang akan menerangi mereka yang berada dalam kegelapan kalau bukan gereja Tuhan yang telah menjadi duta bagi Kristus???
Mari kita saling memantulkan terang yang telah diberikan Tuhan bagi kita sehingga dunia juga merasakan akan sinar kasih anugerahNya, sehingga dunia menjadi tahu akan anugerah pengampunanNya.

Praise the Lord...

RAHASIA DOA YABES

~ 1 Tawarikh 4:9-10

Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan." Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

Yabes dikenal sebagai seorang yang paling sukses dari saudara-saudaranya, padahal arti dari nama Yabes tidaklah bagus yaitu pembawa kesakitan. Apa yang dilakukan Yabes sehingga menjadi seorang yang sukses? Yabes memiliki 4 doa yang sangat indah:

- Berkati aku berlimpah-limpah

- Perluas daerahku

- Sertai aku dengan tanganMu

- Lindungi aku dari malapetaka & kesakitan

Sekilas kita melihat doa Yabes adalah doa yang sangat egois. Berkati, perluas, sertai, lindungi semua Yabes dopakan untuk dirinya sendiri. Namun mengapa Tuhan mau mengabulkan doa Yabes tersebut?

Berikut akan kita bahas mengenai rahasia dikabukannya doa Yabes:

Yabes tidak hidup dari apa kata orang, ingat arti dari nama Yabes? Ketika melahirkan Yabes, ibunya mengalami kesakitan sehingga ibunya menamai dia Yabes yang berarti pembawa kesakitan. Bayangkan bagaimana perasaan kita apabila kita memiliki nama seperti yang Yabes miliki, tentunya kita cenderung putus asa dan malu. Namun kita lihat bagaimana Yabes hidup, Yabes hidup dengan apa kata Tuhan

Ada banyak allah di Yahudi tetapi Yabes memilih untuk berseru kepada Allah yang tepat yaitu Allah Israel. lihat Yeremia 33:3

Yabes berdoa dengan sungguh-sungguh, berapa lama? Yabes tidak menyerah sampai Tuhan menjawab.

GEREJA FACEBOOK™

Gereja Facebook lahir dari prihatinnya admin mengenai hubungan antar gereja yang kurang harmonis. Banyak dari gereja-gereja saat ini yang terlalu memusingkan tarik menarik domba atau jemaat. Selain itu melihat pergaulan anak-anak muda yang begitu memprihatinkan admin merasa terpanggil untuk ikut mengantisipasinya. Atas dasar kasus tersebut admin membuat sebuah group sederhana yang tidak melihat latar belakang denominasi gereja. Puji Tuhan selama ini group Gereja Facebook dapat memberikan warna tersendiri bagi kemajuan injil.

Saat ini Gereja Facebook tidak hanya memberikan pelayanan di internet saja. Gereja Facebook memiliki sebuah pelayanan untuk memberikan renungan singkat setiap harinya melalui blackberry messenger. Untuk mendapatkannya, saudara dapat invite terlebih dahulu dengan pin : 25F03B2B. Diharapkan melalui pelayanan ini, kita bisa saling dikuatkan dalam iman Kristus.

Mulai bulan desember 2011 ini, Gereja Facebook juga rindu memberkati hamba-hamba Tuhan yang melayani di desa-desa. Kami komunitas Gereja Facebook disekitar kota kami mencoba untuk menginvestasikan sedikit harta kami untuk mendukung pelayanan hamba Tuhan di desa-desa.

Kami juga memiliki kegiatan rutin yang dapat dilakukan di rumah masing masing untuk mendoakan negri kita ini.
DOA SERENTAK UNTUK NEGRI

Setiap hari pukul 22.00
(Investasikan sebagian kecil waktu kita untuk ikut mendukung negri kita ini)

- doakan untuk kesejahteraan Indonesia
- doakan para pemimpin agar dapat memimpin negara Indonesia dengan bijaksana.
- doakan gereja2 di Indonesia beserta para gembala yang memimpin
- doakan bagi pemulihan keluarga di Indonesia ini.
- doakan bagi generasi muda di Indonesia agar mereka dapat hidup dalam koridor firman Tuhan yang benar.
- doakan bagi pelayanan Gereja Facebook agar Tuhan semakin memperbesar dan memperluas kapasitas pelayanan Gereja Facebook.

Terus dukung di dalam doa agar pelayanan kami semakin diperluas oleh Tuhan… Tuhan Yesus memberkati…
Gereja Facebook