Banyak sekali orang menyadari tentang kekuatan sebuah kata-kata. Perusahaan konveksi bermerk JOGER di Bali menyadari akan hal ini dan membuat suatu produk yang sangat laku dijual di pasaran. Di Jogja pun kita juga bisa menjumpai perusahan serupa bermerk DAGADU semua bermula dari kata-kata. Kitab Amsal juga memberikan pelajaran yang bagus mengenai kata-kata.
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. Amsal 18:21
Dari ungkapan dari kitab Amsal, kita melihat suatu kebenaran bahwa: Kata-kata memiliki kuasa yang luar biasa. Hal ini dapat kita lihat dalam Ibrani 11:3 dimana Bumi dan alam semesta diciptakan melalui kata-kata yang diucapkan oleh Allah. Matius 12:36-37 juga mengatakan hal yang sama mengenai kata-kata dimana kita dibenarkan atau dihukum tergantung dari apa yang kita katakana selama hidup.
Nah untuk mempelajari lebih dalam mengenai kata-kata ini, mari kita lihat kisah seseorang di dalam Alkitab yang begitu positif ketika berhadapan dengan Goliath. Ada tiga poin yang dapat kita ambil dari Daud:
1. Mengatakan Kata-Kata Iman Tentang Pertolongan Tuhan di Masa LaluKetika berhadapan dengan Goliath, Daud masih sangat muda. Oleh karena itu, Raja Saul sangat meremehkan kemampuan Daud kerena Goliath selain bertubuh besar, dia juga sangat berpengalaman dalam peperangan. Sejak dari kecil, Goliath sudah berlatih dalam pertempuran-pertempuran sedangkan Daud hanyalah seorang penggembala ternak. Saul menyarankan Daud untuk memakai baju perang Saul, Perhatikan dialog mereka:
- Saul mengucapkan kata-kata negatif.
“Tetapi Saul berkata kepada Daud: "Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit." 1 Samuel 17:33
- Sedangkan yang Daud katakan jauh berbeda dari apa yang Saul katakan.
Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya. Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup." Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu." Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau." 1 Samuel 17:34-37
Daud menyaksikan penyertaan Tuhan dimasa lalu dan Daud juga percaya bahwa kali ini pun Tuhan akan menyertai dia ketika berhadapan dengan orang-orang Filistin.
2. Mengatakan Kata-Kata Iman Tentang Nama TuhanKetika berhadapan dengan Goliath pun Daud tetap mengatakan kata-kata positif
“Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. 1 Samuel 17:45
Artinya Daud mengatakan bahwa Tuhan yang Daud sembah jauh lebih besar dan dahsyat dari segala bintang di angkasa. Denagn demikian Goliath tidak ada apa-apanya apabila dibandingkan kuasa Allah yang menyertai Daud.
3. Mengatakan Kata-Kata Iman Tentang Apa Yang Akan TerjadiSesaat sebelum bertarung dengan Goliath pun Daud mengatakan kata-kata positif mengenai masa depan.
- Goliath akan diserahkan ke dalam tangan Daud
- Gliath kepalanya akan dipenggal oleh Daud
- Mayat Goliath dan orang-orang Filistin akan dimakan bulung dan binatang liar.
“Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami." 1 Samuel 17:46-47
Apa yang terjadi setelah itu semua? Hanya dalam hitungan detik kata-kata itu menjadi kenyataan. Kata-kata iman dapat mengubahkan masadepan yang tampaknya suram menjadi masadepan yang cerah, masa depan yang penuh harapan. Oleh karena itu, mulai hari ini mari kita terus ucapkan kata-kata iman.